Langsung ke konten utama

Materi Kuliah 2 Lensa Optik

HOLOGRAFI

http://www.insinyoer.com/wp-content/uploads/2015/11/110.jpg

  • Holography adalah teknik penghamburan cahaya dari sebuah objek untuk direkam dan kemudian direkonstruksi sehingga dia akan muncul  jika objek itu memiliki posisi yang relatif sama terhadap rekaman medium saat direkam. Bayangan akan berubah selama posisi dan  sudut pandang berubah dalam cara yang sama sehingga objek masih tetap terlihat ada dan rekaman bayangan (hologram) muncul dalam bentuk tiga dimensi.
  • Teknik holografi dapat juga digunakan sebagai penyimpan, pencari data, dan pemroses informasi
Sejarah Holografi
Fisikawan berkebangsaan Hungaria-Inggris, Dennis Gabor, diberi Penghargaan Nobel bidang Fisika pada tahun 1971 "berkat penemuan dan pengembangannya dalam metode/teknik holografi". Pekerjaan yang dia lakukan pada akhir tahun 1940an, didasari oleh pekerjaan sebelumnya di bidang mikroskopi sinar X oleh ilmuwan lain, seperti Mieczysław Wolfke pada tahun 1920 dan William Lawrence Bragg pada tahun 1939. Penemuan ini merupakan hasil yang tidak diduga dari riset yang dilakukan dalam pengembangan mikroskop elektron di perusahaan British Thomson-Houston (BTH) di Kota Rugby, Inggris, dan perusahaan tersebut mengajukan paten pada Desember 1947. Teknik ini sampai sekarang masih digunakan dalam penggunaan mikroskop elektron, dimana teknik ini dikenal dengan istilah holografi elektron, tetapi holografi optikal tidak berkembang banyak hingga penemuan laser pada tahun 1960. Kata holografi berasal dari kata dalam bahasa Yunani ὅλος (hólos; "seluruh") dan γραφή (grafḗ; "tulisan" atau "lukisan"). [dikutip dari wikipedia indonesia]
Aplikasi teknik holografi telah tersebar ke berbagai aspek kehidupan. Holografi memudahkan manusia dalam mengabadikan karya-karya seni dan benda-benda peninggalan sejarah, pembuatan iklan dan film, dan lain sebagainya. Selain itu, aplikasi holografi lain ialah holographic interferometry, holographic optical element (HOE), dan holographic memory.
Holographic interferometry

Holographic interferometry adalah aplikasi dari teknologi holografi yang memungkinkan kita untuk membuat replika atau tiruan visual suatu benda, beserta efeknya. Dengan teknik ini, objek akan mengalami dua kali pencahayaan. Sehingga visualisasi suatu benda dapat bervariasi.

Pada proses pencahayaan yang pertama, objek harus dalam keadaan diam, tidak boleh bergerak. Pada proses pencahayaan yang kedua, objek tadi menjadi subjek untuk memberikan bentuk-betuk fisik sesuai dengan wujud asli objek tersebut. Kemudian sepanjang proses tadi, hologram akan melukiskan sejumlah garis, baik garis tepi maupun garis diagonal yang melewati objek. Garis-garis itu kemudian akan menjelma menjadi garis-garis kontur serupa pada sebuah peta. Peta visual ini sangat bergantung pada garis tepi, sebab garis tepi lah yang memberi bentuk-bentuk fisik. Bila terjadi kesalahan pada proses yang pertama, maka hal itu akan mempengaruhi pembuatan peta visualnya.

Holographic interferometry terdiri atas tiga tipe, yaitu :

  • Frozen fringe
  • Life Fringe
  • Time averaged
Holographic interferometry sudah banyak digunakan di industri manufaktur. Kegunaannya ialah untuk menginpeksi kerusakan atau kegagalan pada produk. Subjeknya ialah logam dan bahan nonlogam. Material ini digunakan untuk menguji adanya kemungkinan-kemungkinan kerusakan.
Apakah Cahaya itu, menurut para ahli ?
  • Cahaya menurut Newton (1642 - 1727) terdiri dari partikel-partikel ringan berukuran sangat kecil yang dipancarkan oleh sumbernya ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi.
  • Sementara menurut Huygens ( 1629 - 1695), cahaya adalah gelombang seperti halnya bunyi. Perbedaan antara keduanya hanya pada frekuensi dan panjang gelombangnya saja
Eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan :

Thomas Young (1773 - 1829) dan Agustin Fresnell (1788 - 1827)  :
berhasil membuktikan bahwa cahaya dapat melentur (difraksi) dan berinterferensi -> merupakan sifat dasar gelombang bukan partikel.

Maxwell (1831 - 1874) :
Cahaya -> gejala kelistrikan dan kemagnetan sehingga tergolong gelombang elektromagnetik 

Dua fisikawan pemenang hadiah Nobel  :

Max Planck (1858 - 1947) dan
Albert Enstein (1879 – 1955) : -> teori foton
Planck -> cahaya dipancarkan dalam bentuk paket-paket kecil yang disebut kuanta (teori Kuantum)
Einstein -> menjelaskan peristiwa yang dikenal dengan nama efek foto listrik, yakni pemancaran elektron dari permukaan logam karena logam tersebut disinari cahaya.
Disimpulkan : Cahaya menunjukkan sifat sebagai gelombang dan dalam kondisi lain menunjukkan sifat sebagai partikel.   Hal ini disebut dualisme cahaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PLC - LADER DIAGRAM AUTOMASI PENGANGKUT SAMPAH SUNGAI

Cara Kerja Sistem : a.        Cara Kerja : 1.       Pada saat Push Button ON ditekan akan menggerakan Motor 1 (M1) dan Motor 3 (M3) 2.       Apabila Sensor 1 (S1) aktif maka Selenoid (SLD) akan menurunkan Hydraulic (HY) dan Motor 2 (M2) akan menyala secara Revers setelah 3 Detik ( TIMER 1 REV) untuk menarik pengangkut sampah ke arah Conveyor Sampah . 3.       Apabila Sensor 2 (S2) aktif maka Selenoid (SLD) akan menaikkan Hydraulic (HY) dan Motor 2 (M2) akan menyala secara Forward setelah 3 Detik ( TIMER 2 FWD) untuk membawa pengangkut sampah ke ujung sungai untuk menggambil sampah kembali. 4.       Pada saat Motor 1 (M1) menyala, akan menjalankan Conveyor Sampah dan menggambil sampah dipermukaan sungai/kali secara terus menerus dan dibawa ke dalam Tempat Penampungan Sampah. b.       Deskripsi Sistem : 1. ...

Materi Kuliah Sensitivity dan Breakeven Analysis

Selamat datang di alur penelitian, kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai ilmu finance teknik, salah satunya pokok materi tersebut adalah sensitivity analysis dan breakeven analysis. dalam materi kali ini kita akan membahas pokok penting, definisi, contoh masalah dan cara menangani permasalahan dalam sensitivity analysis dan breakeven analysis tersebut. untuk lebih jelasnya materi ini dapat kalian download dan kalian pelajari download materi sensitivity analysis dan breakeven analysis disini dan jangan lupa jika informasi yang saya berikan bermanfaat bagi anda silahkan follow blog saya dan share postingan-postingan saya, serta apabila ada pertanyaan terkain postingan ini silahkan berikomentar anda di kolom komentar yang disediakan diakhir postingan ini. terimakasih

Materi Kuliah 1 Lensa Optik

OPTIK GEOMETRI PENDAHULUAN Optika adalah ilmu yang menjelaskan kelakuan dan sifat-sifat cahaya serta menjelaskan interaksi antara cahaya dengan materi Ilmu murni dari optika sering disebut sebagai optical science atau optical physics sedangkan Ilmu terapan dari optika disebut optical engineering   CABANG ILMU OPTIKA  OPTIKA KLASIK terbagi menjadi 2, yaitu : OPTIKA GEOMETRIS DAN FISIS OPTIKA GEOMETRIS adalah Optika Geometris, atau optika sinar, menjelaskan perambatan cahaya dalam bentuk berkas-berkas sinar. Berkas sinar dibengkokkan/dibelokkan pada antarmuka dua medium yang berbeda. Berkas sinar dalam optika geometris adalah obkjek abstrak atau instrumen yang tegak lurus terhadap muka gelombang dari gelombang optik sesungguhnya. Optika geometris memberikan aturan/hukum perambatan berkas sinar ini yang intinya menunjukkan bagaimana muka gelombang sesungguhnya tersebut merambat.    bahan dalam OPTIKA GEOMETRIS adalah  ...